Minggu, 28 September 2014

KEPEMIMPINAN-KEPERCAYAAN



          Kepemimpinan dan Kepercayaan
The job of leaders is to think from their heads, communicate from their hearts, and to act from their guts.
[David Gaster in “A Framework for Visionary Leadership”]
          Trait Theories of Leadership
Teori-teori kepemimpinan yang memandang kualitas-kualitas dan karakteristik personal sbg faktor yang membedakan para pemimpin dengan mereka yang bukan pemimpin.
          Apa itu KEPEMIMPINAN?
          Empat Faktor Kepemimpinan
R  Pengikut: Orang yang berbeda memerlukan gaya kepemimpinan yang berbeda.
R  Pemimpin: Anda harus memiliki pemahaman yang jujur tentang siapa diri Anda, apa yang Anda ketahui, dan apa yang mampu Anda lakukan.
R  Komunikasi: Anda memimpin melalui komunikasi dua-arah.
R  Situasi: Semua situasi berbeda. Apa yang Anda lakukan dalam satu situasi kepemimpinan tidak selalu berhasil dalam situasi yg lain.
          “Pemimpin” dan “Manajer”
  Mendorong perubahan
  Menetapkan visi & arah
  Memotivasi orang utk berhasil
  Melihat persoalan scr luas (“big picture”)
  Memutuskan scr rasional dan intuitif
  Mengadaptasikan strategi utk mewujudkan visi
  Mendorong munculnya “penentang” fungsional
  Memberikan otonomi kepada orang lain
KARAKTERISTIK UTAMA PEMIMPIN
          Jujur
          Visioner
          Inspiring
          Kompeten/Cerdas
          Adil
          Supportive
Behavioural Theories of Leadership
[Kouzes & Posner, 1995] Teori-teori kepemimpinan yang berpendapat bahwa yang membedakan para pemimpin dgn yang bukan pemimpin adalah perilaku-perilaku spesifik tertentu.
          Dua dimensi perilaku pemimpin yang membentuk gaya kepemimpinan adalah:
y Orientasi kpd tugas (orientasi kpd pekerjaan, orientasi kpd produksi), dan …
y Orientasi kpd manusia (orientasi kpd pekerja)
          Contoh teori: Ohio State Studies, University of Michigan Studies, The Managerial Grid
          The Managerial Grid
          Contingency Theories
          Teori-teori kepemimpinan yang menekankan pentingnya mempertimbangkan konteks pada saat mengkaji kepemimpinan
          Contoh teori:
y Fiedler Contingency Model
y Hersey and Blanchard’s Situational Theory
y Path-Goal Theory
          Fiedler’s Contingency Model
³ Kinerja kelompok yg efektif ditentukan oleh kecocokan antara gaya pemimpin dan sejauh mana situasi memberikan kendali kepada pemimpin.
³ Angket Least Preferred Co-worker (LPC) menentukan apakah seseorang terutama tertarik kepada ..
à Hubungan pribadi yg baik dengan rekan kerja, dan karena itu berorientasi hubugan (relationship oriented), atau
à Produktivitas, dan karena itu task oriented.
³ Fiedler mengasumsikan bahwa gaya kepemimpinan seseorang bersifat tetap.
          Fiedler’s Contingency Model
³ Leader–member relations: derajat kepercayaan dan rasa hormat para anggota thd pemimpin mereka.
³ Task structure: derajat yg menunjukkan sejauh mana pekerjaan atau tugas-tugas memiliki prosedur yg tetap (yakni, terstruktur atau tidak-terstruktur).
³ Position power: derajat pengaruh seorang pemimpin thd variabel-variabel spt. rekrutmen, pemberhentian, tindakan disiplin, promosi, dan peningkatan gaji.
          The Path-Goal Theory
Karakteristik Pemimpin Transaksional
y Contingent Reward: menetapkan pertukaran imbalan dgn upaya, menjanjikan imbalan atas kinerja baik, mengakui prestasi.
y Management by Exception (aktif): mengawasi dan mencari penyimpangan dari aturan dan standar, melakukan tindakan-tindakan perbaikan.
y Management by Exception (pasif): melakukan intervensi hanya jika standar tidak tercapai.
y Laissez-Faire Leader: menyerahkan tanggung jawab, menghindari pembuatan keputusan.
Karakteristik Pemimpin Transformasional
y Charisma: memberikan visi dan rasa memiliki arah, menanamkan kebanggaan, menumbuhkan rasa hormat dan kepercayaan.
y Inspiration: mengkomunikasikan harapan/cita-cita yg tinggi, menggunakan lambang utk mempersatukan semua upaya, mengungkap-kan tujuan2 penting dgn cara yg sederhana.
y Intellectual Stimulation: mendorong penyele-saian masalah scr cerdas, rasional, & cermat.
y Individualized Consideration: memberi perhatian pribadi, memperlakukan tiap karyawan sbg individu, membimbing, memberi nasehat.
          Ciri-ciri Pokok
Pemimpin Karismatik
          Dispersed Leadership: Menyebarkan Kepemimpinan Ke Seluruh Organisasi
³ SuperLeadership: Memimpin orang lain agar mereka mampu memimpin diri sendiri.
³ Membentuk Kepemimpinan Dalam Tim.
à Banyak pemimpin yg tidak mampu mewujudkan perubahan melalui tim.
à Keterampilan baru spt kesabaran utk berbagi informasi, mempercayai orang lain, mendelegasikan otoritas, dan tahu kapan melakukan intervensi, menjadi sangat penting.
³ Memimpin Melalui Pemberdayaan.
à Memberi kesempatan bagi karyawan utk bertanggungjawab penuh atas pekerjaan mereka.
          Memimpin Diri Sendiri
y Semua organisasi memiliki pengikut lebih banyak ketimbang pemimpin.  Jadi, pengikut yg tidak efektif lebih mungkin menjadi penghambat bagi suatu organisasi daripada pemimpin yg tidak efektif.
y Kualitas pengikut yang efektif:
þ  Mengelola diri sendiri dgn baik.
þ  Punya komitmen thd tujuan/kepentingan di luar diri mereka sendiri.
þ  Membangun kompetensi & mengarahkan upaya mereka agar memberikan dampak maksimal.
þ  Berani, jujur, dan terpercaya.
          Kecerdasan Emosi dan Kepemimpinan
J  Kecerdasan Emosi adalah prediktor terbaik ttg siapa yang akan muncul sbg pemimpin.
J  Tetapi IQ dan keterampilan teknis adalah “kapabilitas minimal” yg harus dimiliki.  Keduanya diperlukan tetapi tidak cukup bagi sebuah kepemimpinan.
J  Kebutuhan pemimpin: kesadaran-diri, kelola-diri, motivasi-diri, empati, dan keterampilan sosial utk menjadi star performer.  Inilah unsur-unsur Kecerdasan Emosi.
          Gaya Kepemimpinan
Pria dan Wanita
  Secara umum, perempuan mengandalkan gaya         kepemimpinan demokratis
J  Mendorong partisipasi
J  Membagi kekuasaan dan informasi
J  Mencoba meningkatkan harga-diri pengikut
J  Lebih memimpin dengan melibatkan banyak orang
  Laki-laki merasa lebih nyaman dgn gaya memerintah-dan-mengendalikan
J  Menyandarkan diri pada otoritas formal
          Dimensi Kepercayaan (Trust)
*      Integritas
þ  Kejujuran dan kesatuan kata & perbuatan
*      Kompetensi
þ  Pengetahuan & keterampilan teknis dan interpersonal
*      Konsistensi
þ  Reliabilitas, predictability, dan judgment yg baik dalam menangani berbagai situasi
*      Kesetiaan
þ  Kemauan utk melindungi & menjaga nama baik ssorang
*      Keterbukaan
þ  Kemauan utk berbagi gagasan dan informasi secara bebas/terbuka
          Membangun Kepercayaan
          Terapkan keterbukaan
          Kembangkan keadilan
          Ungkapkan perasaan
          Jaga kerahasiaan
          Konsisten
          Pegang janji
          Katakan kebenaran
          Tunjukkan kompetensi
          Ringkasan dan Implikasi
          Kepemimpinan memainkan peran utama dalam memahami perilaku kelompok.
          Studi kepemimpinan telah diperluas dengan memasukkan pendekatan-pendekatan yang lebih heroik dan visioner terhadap kepemimpinan.
          Gaya kepemimpinan laki-laki dan perempuan cenderung serupa ketimbang berbeda, meski pun terdapat perbedaan di antara keduanya.
          Ringkasan dan Implikasi
          Pemimpin kelompok yg efektif memainkan empat peran:
        Bertindak sebagai penghubung (liaisons)
        Mereka adalah troubleshooters
        Mereka mengelola konflik
        Mereka membimbing anggota tim/kelompok
          Empowered leadership bukanlah gaya kepempimpinan yang disukai dalam semua situasi.
          Budaya nasional adalah variabel yg penting dalam memilih suatu gaya kepemimpinan.
          Kepemimpinan tidak bebas nilai.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar